Rabu, 28 September 2011

PERANAN KELUARGA TERHADAP ANGGOTANYA

Keluarga adalah suatu kelompok yang saling berkaitan satu sama lain. Peranan keluarga menggambarkan seperangkat perilaku antar pribadi, sifat, kegiatan yang berhubungan dengan pribadi dalam posisi dan situasi tertentu. Keluarga mempunyai peranan penting pada tingkah laku anggotanya. Sejak kita pertama lahir seseorang yang pertama menuntun kita adalah orang tua. Lingkungan keluarga merupakan lingkungan pendidikan yang pertama, karena dalam keluarga inilah anak pertama-tama mendapatkan didikan dan bimbingan. Juga dikatakan lingkunganyang utama, karena sebagian besar dari kehidupan anak adalah didalam keluarga, sehingga pendidikan yang paling banyak diterima oleh anak adalah dalam keluarga.Tugas utama dari keluarga bagi pendidikan anak adalah sebagai peletak dasar bagi pendidikan akhlak dan pandangan hidup keagamaan. Sifat dan tabiat anak sebagian besar diambil dari kedua orang tuanya dan dari anggota keluarga yang lain.Orang tua memegang banyak peranan penting dalam diri kita. Contohnya mengajarkan kita sopan santun, moral, social dan nilai agama. Banyak hal apa yang sudah keluarga kita berikan berguna untuk hidup bersosial diluar. Keluarga juga mempersiapkan apa yang kita perlukan untuk masa depan. Keluarga juga melindungi, memnuhi kebutuhan, memberikan hasih dan sayang untuk anggotanya.
           Umur kita semakin bertambah dan memerlukan ruang lingkup yang lebih besar untuk manjalani hidup salah satunya dalam masyarakat. Dalam masyarakat kita mengenal adat istiadat atau aturan, hal ini yang membuat kita harus menyesuaikan diri terhapanya. Kita berinteraksi dalam masyarakat untuk mencapai suatu tujuan. Misal, dalam bersekolah kita memerlukan teman. Teman akan membantu kita dalam menyelesaikan berbagai masalah. Namun ada juga teman yang mempunyai pribadi yang kurang baik dalam bermasyarakat. Pada tahap yang lebih lanjut kita lebih banyak bersosialisasi dengan masyarakat luar. Proses sosialisasilah yang membuat seseorang menjadi tahu bagaimana seharusnya seseorang bertingkah laku di tengah-tengah masyarakat dan lingkungan budayanya. Proses sosialisasi membawa seseorang dari keadaan belum tersosialisasi menjadi masyarakat dan beradab. Melalui sosialisasi, seseorang secara berangsur-angsur mengenal persyaratan-persyaratan dan tuntutan-tuntutan hidup di lingkungan budayanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar